LHOKSEUMAWE — Dalam rangka mendukung transformasi digital bidang kesehatan serta mewujudkan tata kelola data yang akurat, terintegrasi, dan akuntabel, UPTD Puskesmas Banda Sakti menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Aplikasi Satu Data Kesehatan (ASDK). Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 23 September 2026, bertempat di Aula UPTD Puskesmas Banda Sakti, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Kepala UPTD Puskesmas Banda Sakti, Adrina Susanti, S.Kep., M.K.M., didampingi oleh Kepala Tata Usaha, Mirna Fauziati, SST., M.K.M. Dalam arahannya, Kepala Puskesmas menekankan pentingnya peran teknologi dan keakuratan data dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih optimal, khususnya melalui implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP).
"Aplikasi Satu Data Kesehatan (ASDK) ini hadir untuk menyatukan berbagai sumber data kesehatan dalam satu platform terpadu guna memudahkan proses pelaporan dan pemantauan," ujar Adrina.
Melalui ASDK, pengelolaan data kesehatan menjadi jauh lebih komprehensif. Aplikasi ini memuat berbagai informasi penting, di antaranya:
-
Profil Puskesmas secara menyeluruh.
-
Profil ILP Desa di wilayah kerja Puskesmas.
-
Data Penyakit per Desa yang diklasifikasikan secara spesifik sesuai dengan siklus hidup masyarakat.
Sementara itu, Kepala Tata Usaha UPTD Puskesmas Banda Sakti, Mirna Fauziati, SST., M.K.M., menambahkan bahwa kehadiran ASDK menuntut kesiapan dan sinergi dari seluruh lini di Puskesmas hingga ke tingkat desa. Penginputan dan pemutakhiran data yang tertib akan menjadi landasan strategis dalam perumusan kebijakan kesehatan ke depan.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti dengan antusias oleh jajaran pengelola program di lingkungan UPTD Puskesmas Banda Sakti dan wilayah kerjanya. Peserta yang hadir terdiri dari:
-
Kepala Puskesmas Pembantu (Pustu) beserta Penanggung Jawab (Pj) IT Pustu
-
Kepala Klaster
-
Penanggung Jawab (Pj) Desa
-
Pj KIA, Pj Anak, Pj UKS, dan Pj Imunisasi
-
Pj PTM (Penyakit Tidak Menular) dan Pj Lansia
-
Pj Pengendalian Penyakit Menular: Pj Hepatitis, Pj Malaria, Pj HIV, serta Pj TB (Tuberculosis)
-
Pj Surveilans
Acara dilanjutkan dengan pemaparan teknis mengenai tata cara penggunaan ASDK, simulasi penginputan data berbasis siklus hidup dan wilayah desa, serta sesi diskusi dan tanya jawab interaktif guna mengatasi berbagai kendala teknis yang mungkin dihadapi di lapangan.
Melalui kegiatan ini, UPTD Puskesmas Banda Sakti berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan berbasis data yang valid dan transparan demi mewujudkan masyarakat Banda Sakti yang lebih sehat dan sejahtera.
Dokumentasi Kegiatan



