Aksi Nyata Nalor Pustu Tumpok Teungoh: Menembus Lorong, Memastikan Warga Sehat

LHOKSEUMAWE – Implementasi inovasi Nalor (Nakes Lorong) mulai dirasakan manfaatnya oleh warga di wilayah Tumpok Teungoh. Tim kesehatan dari Pustu Tumpok Teungoh terpantau melakukan aksi lapangan pada 12 Januari dan 15 Januari 2026. Mereka menyusuri lorong-lorong sempit untuk memastikan layanan kesehatan menjangkau setiap pintu rumah warga.

Gebrakan ini merupakan tindak lanjut dari inovasi yang digagas oleh Kepala Puskesmas Banda Sakti, Adrina Susanti, S.Kep., M.K.M. Ia merancang Nalor sebagai jembatan bagi warga yang selama ini terisolasi dari akses fasilitas kesehatan, baik karena faktor geografis pemukiman yang padat maupun keterbatasan fisik pasien.

Transformasi Pelayanan: Bergerak Menuju Masyarakat

Dalam menjalankan inovasi ini, para tenaga kesehatan PPPK dari Pustu Tumpok Teungoh mengambil peran aktif dengan mendatangi rumah-rumah penduduk. Mereka membawa perlengkapan medis untuk memberikan layanan promotif, preventif, serta deteksi dini penyakit secara langsung di tempat.

Keberhasilan aksi ini bertumpu pada dua pilar utama. Melalui Saweu Lorong, petugas membangun kedekatan emosional dengan warga saat memantau kondisi kesehatan warga. Sementara melalui skema Jemput Bola, petugas bergerak secara proaktif dari rumah ke rumah untuk menemukan sasaran yang membutuhkan layanan segera.

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, kegiatan Nalor ini dipastikan tidak hanya berhenti pada aksi perdana ini saja. Program Nalor akan terus berlanjut secara rutin dan terjadwal, guna menjaga konsistensi pengawasan kesehatan masyarakat dan memastikan setiap warga di wilayah lorong tetap terpantau secara berkelanjutan oleh tenaga medis profesional.

 

Dokumentasi Kegiatan