LHOKSEUMAWE — UPTD Puskesmas Banda Sakti bergerak cepat dalam memantau dan menangani kasus kesehatan anak di wilayah kerjanya. Dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas, Adrina Susanti, S.Kep., M.K.M, tim medis melaksanakan Jemput Bola (Jebol) atau bisa disebut kunjungan rumah terhadap tiga balita yang mengalami masalah gizi buruk di Desa Hagu Teungoh pada Rabu (1/7/2026) pukul 09.30 WIB.
Dalam aksi respons cepat ini, tim Puskesmas didampingi oleh tim Nalor serta Penanggung Jawab (Pj) Desa setempat untuk memantau kondisi para balita secara langsung.
Petugas medis melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh kepada ketiga balita tersebut. Selain pemeriksaan fisik, tim juga memberikan edukasi dan pemahaman mendalam kepada masing-masing orang tua mengenai pola perawatan anak serta pemenuhan gizi yang tepat guna memperbaiki kondisi tumbuh kembang mereka.
Namun, dari hasil evaluasi klinis terhadap ketiga anak tersebut, terdapat satu balita dengan kondisi gizi buruk jenis marasmus yang membutuhkan penanganan medis lebih intensif. Demi keselamatan dan pemulihan yang optimal, pihak Puskesmas langsung mengambil tindakan cepat dengan merujuk satu balita tersebut ke Rumah Sakit (RS) Cut Meutia agar mendapatkan perawatan spesialistik. Sementara itu, dua balita lainnya akan tetap berada di bawah pengawasan dan pemantauan berkala oleh tim Puskesmas Banda Sakti.
Kepala UPTD Puskesmas Banda Sakti, Adrina Susanti, menyampaikan bahwa langkah rujukan ini diambil agar anak yang bersangkutan segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kondisi spesifik kesehatannya. Langkah proaktif ini diharapkan dapat memastikan seluruh balita yang mengalami masalah gizi di wilayah tersebut tertangani dengan baik dan tepat sasaran.
Dokumentasi Kegiatan
.jpeg)


