UPTD Puskesmas Banda Sakti Bersama Poltekkes Gelar Edukasi Skrining Pre Diabetes-Diabetes Berbasis Komunitas Untuk Wanita Premenopause-Menopause

LHOKSEUMAWE, 02 Mei 2026 – Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes selaku penanggung jawab utama, berkolaborasi dengan UPTD Puskesmas Banda Sakti, melakukan serangkaian kegiatan Edukasi Skrining Pre-Diabetes - Diabetes. Program berbasis komunitas ini secara khusus menyasar kelompok wanita dalam fase premenopause dan menopause di wilayah Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Sebagai inisiator dan penanggung jawab kegiatan, pihak Poltekkes merancang program ini guna menekan angka risiko penyakit tidak menular (PTM), khususnya diabetes, yang rentan dialami oleh wanita akibat perubahan hormonal yang memengaruhi metabolisme tubuh menjelang dan saat masa menopause.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Kepala UPTD Puskesmas Banda Sakti, Adrina Susanti, S.Kep., M.K.M., didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Ka TU), Mirna Fauziati, SST., M.K.M., turut hadir langsung dalam pelaksanaan edukasi hari pertama. Kehadiran jajaran pimpinan puskesmas ini menegaskan komitmen penuh dalam mendukung program kerja yang diinisiasi oleh Poltekkes tersebut.

Guna memperluas jangkauan dan dampak edukasi, kegiatan ini juga turut melibatkan perwakilan dari Kantor Camat Banda Sakti serta kader-kader kesehatan wilayah Banda Sakti. Para kader ini bertugas aktif mendampingi masyarakat dan memastikan pesan pencegahan kesehatan dapat diimplementasikan langsung di tingkat keluarga.

Pada hari pertama ini, materi edukasi diisi langsung oleh Dokter UPTD Puskesmas Banda Sakti, Dr. Nurul Akhrima. Dalam paparannya, beliau mengupas tuntas mengenai deteksi dini, faktor risiko, hingga langkah konkret mengendalikan kadar gula darah sejak dini.

"Skrining Hari Ini, Sehat Sepanjang Nanti." Slogan yang tertera pada spanduk kegiatan tersebut merefleksikan komitmen bersama antara institusi pendidikan kesehatan (Poltekkes) dan layanan kesehatan primer (Puskesmas) untuk mewujudkan perempuan Indonesia yang lebih sehat dan produktif.

Program kolaboratif ini direncanakan akan terus berlanjut ke tahap skrining fisik guna memetakan sekaligus memberikan intervensi dini yang tepat bagi warga Kecamatan Banda Sakti.

Dokumentasi Kegiatan