LHOKSEUMAWE – Sejak dikukuhkan pada 05 Januari 2026, inovasi "Nakes Lorong" (Nalor) dari Puskesmas Banda Sakti terus berjalan efektif di wilayah Pustu Hagu Teungoh, Ujong Blang, dan Hagu Barat Laut.
Dalam pelaksanaannya, para tenaga kesehatan PPPK di masing-masing Pustu secara rutin turun ke lapangan untuk menjalankan program ini. Mereka menerapkan metode Saweu Lorong untuk menjalin kedekatan emosional dengan warga, serta Jemput Bola sebagai langkah proaktif untuk memberikan layanan promotif, preventif, dan deteksi dini penyakit langsung ke rumah-rumah warga.
Kepala Puskesmas Banda Sakti, Adrina Susanti, S.Kep., M.K.M., menegaskan bahwa peran aktif tenaga kesehatan PPPK ini merupakan wujud komitmen untuk memastikan setiap warga, terutama lansia dan penyandang penyakit kronis, mendapatkan pengawasan kesehatan berkelanjutan tanpa terhambat jarak.
"Dengan turunnya para nakes PPPK langsung ke lorong-lorong, kami memastikan layanan kesehatan primer benar-benar dirasakan oleh masyarakat, sehingga derajat kesehatan warga di wilayah Banda Sakti dapat terpantau dengan lebih optimal," ujar Adrina.
Pendekatan ini terbukti efektif dalam memantau kesehatan kelompok rentan seperti lansia dan pasien dengan penyakit kronis. Dengan kehadiran nakes yang proaktif, setiap keluhan kesehatan warga dapat dideteksi lebih dini, sehingga penanganan medis yang diberikan pun lebih tepat sasaran.
Program Nalor kini telah menjadi standar pelayanan baru di Puskesmas Banda Sakti, membuktikan bahwa transformasi layanan primer yang berkualitas dapat terwujud melalui sinergi yang kuat antara tenaga medis yang berdedikasi dan masyarakat yang terlayani dengan sepenuh hati.
Dokumentasi Kegiatan





.jpeg)
.jpeg)

