LHOKSEUMAWE – Dalam rangka percepatan pencapaian kriteria Kota Layak Anak (KLA), Tim KLA Kota Lhokseumawe melaksanakan agenda pendampingan khusus di UPTD Puskesmas Banda Sakti, Kamis (30/04/2026). Pendampingan ini dipimpin langsung oleh Zainal Abidin, S.K.M. beserta tim ahli untuk memastikan standar pelayanan kesehatan ramah anak terpenuhi secara optimal.
Fokus Pendampingan: Sarana dan Hak Anak
Kegiatan pendampingan ini difokuskan pada penguatan fasilitas fisik dan non-fisik yang menjadi indikator utama Puskesmas Ramah Anak. Tim pendamping melakukan observasi terhadap ketersediaan taman bermain anak, Pojok Asi (laktasi), serta aksesibilitas bagi penyandang disabilitas (Kursi Roda).
Dalam arahannya, Zainal Abidin, S.K.M. menekankan bahwa suasana lingkungan kesehatan harus mampu meminimalkan rasa takut pada anak melalui penyediaan pojok baca dan penanda area bebas asap rokok melalui stiker Kawasan Bebas Rokok.
Verifikasi Layanan dan Integrasi Program
Pendampingan ini juga menyisir aspek manajerial dan pelayanan teknis, di mana UPTD Puskesmas Banda Sakti membagi layanan anak ke dalam dua pilar utama:
-
Poli MTBS (Manajemen Terpadu Balita Sakit).
-
Poli Anak
Beberapa poin penting yang menjadi objek pendampingan meliputi:
-
Ruang Konseling PKPR: Memaksimalkan cakupan konseling remaja yang didukung oleh publikasi media edukasi kesehatan remaja di area strategis.
-
Dokumentasi dan Pelaporan: Penguatan laporan pemberian ASI, cakupan imunisasi, serta pemantauan tumbuh kembang dan gangguan penyakit pada anak.
-
Layanan Lintas Sektor: Evaluasi keberlanjutan program UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) dan penerapan pelayanan pada PAUD Holistik Integratif (PAUD HI).
Maksimalkan Potensi yang Ada
Sebagai hasil dari pendampingan ini, Tim KLA memberikan rekomendasi strategis agar Puskesmas Banda Sakti memaksimalkan seluruh potensi sarana dan prasarana yang sudah tersedia. Kehadiran Ruang Gizi dimaksimalkan pemanfaatannya sehingga menjadi Ruang Gizi dan Laktasi dan dibentuk kotak saran khusus anak.
"Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap elemen di Puskesmas Banda Sakti benar-benar berorientasi pada kepentingan terbaik anak. Kami mendorong agar fasilitas yang sudah baik ini terus dimaksimalkan pemanfaatannya," ujar Zainal Abidin.
Melalui pendampingan intensif ini, UPTD Puskesmas Banda Sakti diharapkan mampu bertransformasi menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan yang ramah anak, sekaligus menjadi kontributor signifikan dalam mewujudkan Kota Lhokseumawe sebagai Kota Layak Anak yang paripurna.
Dokumentasi Kegiatan






