LHOKSEUMAWE – Suasana ruang tunggu UPTD Puskesmas Banda Sakti tampak berbeda pada Rabu, 01 April 2026. Dalam upaya pencegahan penyakit Tuberkulosis (TB), pihak Puskesmas Banda Sakti bersama Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe menggelar aksi edukasi langsung mengenai bahaya dan pencegahan penyakit Tuberkulosis (TB) kepada para pengunjung dan pasien yang sedang mengantre layanan medis. Hadir sebagai narasumber utama adalah dokter UPTD Puskesmas Banda Sakti, dr. Mawarni Harahap, didampingi langsung oleh Kepala Puskesmas, Adrina Susanti, serta tim teknis dari Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe.
Edukasi ini tidak dilakukan secara formal di dalam ruangan tertutup, melainkan dengan metode door-to-door di kursi tunggu. Petugas membagikan leaflet serta melakukan demonstrasi langsung mengenai langkah-langkah pencegahan penularan.
Poin Edukasi yang Disampaikan:
-
Gejala yang Sering Diabaikan: Menekankan bahwa keringat dingin di malam hari dan berat badan yang terus turun adalah alarm tubuh yang harus segera diperiksakan.
-
Penyembuhan Total: Menghilangkan ketakutan warga dengan menegaskan bahwa TB dapat sembuh total melalui pengobatan rutin yang disediakan gratis oleh pemerintah.
-
Lingkungan Sehat: Mengajak warga memastikan rumah mereka mendapatkan sinar matahari langsung, karena kuman TB cepat mati jika terkena sinar UV.
Fasilitas di Puskesmas Banda Sakti
Bagi masyarakat yang merasakan gejala, Puskesmas Banda Sakti telah menyediakan layanan:
-
Pemeriksaan Dahak (TCM): Tes cepat untuk akurasi tinggi.
-
Konsultasi Gizi: Untuk membantu pemulihan daya tahan tubuh pasien TB.
Pentingnya Etika Batuk di Ruang Publik
Di sela-sela sosialisasi, petugas juga mempraktikkan Etika Batuk yang benar di area ruang tunggu:
-
Gunakan masker yang menutupi hidung dan mulut.
-
Tutup mulut dengan lengan atas bagian dalam jika tidak ada tisu.
-
Segera cuci tangan dengan sabun setelah bersin atau batuk.
Kegiatan ini diharapkan mampu mengubah perilaku masyarakat Banda Sakti untuk lebih peduli terhadap kesehatan pernapasan dan berani melakukan deteksi dini tanpa rasa malu.
Dokumentasi Kegiatan

.jpeg)

